Lingkar Pos
Adventorial

Berkembangnya Layanan Kesehatan dan Konektivitas RSUD Cut Meutia

Foto: salah satu fasilitas pelayanan RSUD Cut Meutia

Lhoksukon | lingkarpos.com – RSUD Cut Meutia Aceh Utara terus mengalami perkembangan signifikan dalam meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Seiring dengan berjalannya waktu, rumah sakit ini telah mengalami transformasi yang luar biasa, tidak hanya dalam hal infrastruktur fisik, tetapi juga dalam peningkatan layanan spesialis dan konektivitas.

Plt. Direktur RSUD Cut Meutia, Aceh Utara, Zulfitri, M.Kes, mengungkapkan kemajuan signifikan rumah sakit tersebut yang kini menyajikan layanan spesialis hingga sub spesialis dengan melibatkan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.

Dengan disiplin ilmu yang lengkap, termasuk tenaga subspesialis dari bedah, ilmu penyakit dalam, ilmu jantung anak, konsultan obgyn, dan THT, RSUD Cut Meutia juga memiliki layanan unggulan seperti Kemoterapi dan ESWL (pemecah batu tanpa operasi).

“Luasnya area pelayanan di RSUD Cut Meutia mencakup 22 fasilitas poliklinik dan 17 ruang rawat inap, ditambah 5 ruang penunjang yang terkoneksi melalui sistem informasi penghubung. Hal ini memberikan kemudahan dalam koordinasi antar-ruang, meningkatkan efisiensi pelayanan,” ungkap Zul.

RSUD Cut Meutia siap melayani berbagai macam kondisi kesehatan mulai dari pemeriksaan rutin hingga perawatan intensif. Fasilitas poliklinik mencakup berbagai spesialisasi medis sehingga pasien dapat memperoleh perawatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sementara itu, dengan adanya 17 ruang rawat inap, RSUD Cut Meutia memiliki kapasitas yang memadai untuk merawat pasien yang membutuhkan perawatan intensif atau observasi lebih lanjut. Ruang rawat inap yang nyaman dilengkapi dengan fasilitas modern yang mendukung proses pemulihan pasien.

Lebih lanjut, Zulfitri, M.Kes, mengungkapkan, RSUD Cut Meutia, saat ini tidak hanya terbatas melayani penduduk dari Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe saja, namun juga melayani pasien dari berbagai Kabupaten lain, termasuk Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, dan Pidie Jaya. Dengan demikian, rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan dan pusat pelayanan kesehatan terkemuka di wilayah pantai Utara Aceh.[ADV]

Related posts

Pj Bupati Aceh Utara Apresiasi Menhub Terkait Pengembangan Bandara Malikussaleh

Redaksi

PMT Efektif Untuk Peningkatan Gizi Masyarakat Aceh Utara Cegah Stunting

Redaksi

Pemkab Aceh Utara Raih Penghargaan dari Wapres RI

Redaksi

Leave a Comment