Search

15 Agustus 2026

Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 Tuntas, Pemkab Bidik Lahirnya Talenta dan Klub Baru

Foto: Bupati dan Wakil Bupati menutup pelaksanaan turnamen Bola

ACEH UTARA – Turnamen Sepak Bola Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 resmi berakhir. Penutupan berlangsung di Krueng Mane Football Stadium, Jumat malam (14/8/2026), setelah laga final mempertemukan Kecamatan Kutamakmur dan Tanah Jambo Aye.

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom., secara resmi menutup rangkaian turnamen yang sebelumnya sempat tertunda akibat bencana banjir.

Dalam sambutannya, Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga tuntas.

“Awalnya Piala Bupati dan Wakil Bupati dibuka sebelum bencana di Lapangan Simpang Mulieng. Kemudian bencana datang sehingga piala tertunda dan dilanjutkan kembali. Malam ini adalah malam terakhir. Alhamdulillah, Piala Bupati dan Wakil Bupati sukses,” ujar Tarmizi.

Menurutnya, turnamen tersebut menjadi momentum penting bagi pembinaan sepak bola di Aceh Utara. Kompetisi ini diikuti 20 kesebelasan yang berasal dari 20 kecamatan dari total 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

Tarmizi berharap turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarkecamatan, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan talenta-talenta muda yang berpotensi dikembangkan menjadi pemain sepak bola berprestasi.

Untuk itu, panitia bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah menyiapkan tim penilai yang bertugas mengamati potensi pemain selama turnamen berlangsung.

“Dari 20 kecamatan yang bertanding tentunya sudah ada catatan dari tim penilai yang kita siapkan. Kita berharap adik-adik dari 27 kecamatan ini bisa dinilai dan dibina menjadi bibit sepak bola Aceh Utara ke depan,” katanya.

Ia menegaskan, pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kembali menghadirkan klub sepak bola yang representatif di Aceh Utara. Menurutnya, selama ini banyak pemain muda Aceh Utara hanya bermain di klub-klub tarkam, bahkan harus memperkuat tim di luar daerah.

“Harapan kita kepada tim penilai agar memberikan laporan kepada Dispora. Bibit-bibit ini harus dibina sehingga ke depan kita memiliki klub di Aceh Utara,” kata Tarmizi.

Ia menilai keberadaan klub sepak bola daerah penting sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi pemain-pemain muda, sehingga potensi yang muncul dari turnamen tidak berhenti setelah kompetisi berakhir.

Penutupan turnamen turut dihadiri Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil (Ayahwa), Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, Sekretaris Daerah Dayan Albar, Kadisporaparekraf Zulkifli, Ketua KONI Aceh Pon Yaya, para camat, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Tarmizi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026, yang diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda pembinaan sepak bola daerah pada tahun-tahun berikutnya.[Adv]