Aceh Utara – Kuta Makmur mengirimkan sinyal kuat sebagai salah satu kandidat juara Turnamen Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 setelah tampil luar biasa membungkam Banda Baro dengan skor telak 5-0 di Krueng Mane Football Stadium, Jumat sore (7/8/2026).
Penampilan disiplin, efektif, dan penuh determinasi membuat Kuta Makmur mendominasi pertandingan sejak detik pertama hingga peluit panjang dibunyikan.
Bermain dengan kostum merah-hitam, Kuta Makmur langsung mengambil inisiatif serangan. Sebaliknya, Banda Baro yang mengenakan kostum hitam-kuning dipaksa bertahan menghadapi tekanan bertubi-tubi.
Belum genap satu menit pertandingan berjalan, publik yang memadati lapangan sudah bersorak. Tepat ketika pertandingan baru memasuki 27 detik, penyerang bernomor punggung 16, Gahal, sukses memecah kebuntuan.
Gol tercepat itu bermula dari skema high pressing yang diterapkan Kuta Makmur. Para pemain depan langsung menekan bek Banda Baro hingga kehilangan bola di daerah sendiri. Bola kemudian dikuasai pemain tengah Kuta Makmur yang dengan cepat mengirimkan umpan terobosan ke arah Gahal. Tanpa membuang waktu, sang striker melepaskan tendangan keras yang meluncur ke sudut gawang tanpa mampu diantisipasi penjaga gawang Jaya.
Gol kilat tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Banda Baro yang sebelumnya mencoba bermain sabar dipaksa keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun kondisi itu justru memberi ruang lebih luas bagi para pemain Kuta Makmur melancarkan serangan balik.
Koordinasi lini tengah Kuta Makmur tampil sangat rapi. Khairul Munandar, Sidin, dan Buki bergantian mengatur ritme permainan melalui kombinasi umpan-umpan pendek yang kemudian dipadukan dengan distribusi bola ke kedua sayap. Serangan mereka terus mengalir dan membuat pertahanan Banda Baro bekerja tanpa henti.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-13. Gol kedua lahir melalui aksi Khairul Munandar bernomor punggung 7.
Gol itu diawali rangkaian operan cepat dari lini tengah. Bola berpindah dari kaki ke kaki sebelum dialirkan ke sisi kanan lapangan. Seorang pemain Kuta Makmur kemudian mengirimkan umpan tarik mendatar ke depan gawang. Khairul Munandar yang datang dari lini kedua langsung menyambut bola dengan satu sentuhan keras yang bersarang di pojok gawang. Skor berubah menjadi 2-0.
Ketinggalan dua gol membuat Banda Baro mencoba meningkatkan intensitas serangan. Mereka sempat memperoleh beberapa peluang melalui sisi sayap, namun lini belakang Kuta Makmur tampil disiplin. Kamaluddin, Muharizal, Riki, dan Riyan berhasil mematahkan setiap upaya lawan sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya.
Saat Banda Baro mulai berani menekan, Kuta Makmur justru menghukum lewat serangan balik cepat.
Pada menit ke-15, sebuah skema transisi menyerang diperagakan dengan sangat baik. Berawal dari keberhasilan memotong umpan lawan di daerah pertahanan sendiri, bola segera dialirkan kepada Khairul Munandar di sektor kanan. Melihat Gahal bergerak masuk ke kotak penalti tanpa pengawalan ketat, Khairul mengangkat bola dengan umpan lambung yang akurat.
Gahal menyambut umpan tersebut dengan lompatan sempurna. Sundulan kerasnya mengarah ke pojok kiri gawang dan gagal dijangkau Jaya. Gol ketiga pun tercipta sekaligus memperlihatkan kualitas kerja sama antarlini yang dimiliki Kuta Makmur.
Meski sudah unggul tiga gol, Kuta Makmur tidak mengendurkan tekanan. Mereka tetap memainkan tempo cepat dengan penguasaan bola yang baik, sementara Banda Baro semakin kesulitan keluar dari tekanan.
Pesta gol berlanjut pada menit ke-24. Serangan dibangun dari sisi kiri melalui kombinasi operan pendek sebelum bola dikirim ke depan gawang. Terjadi kemelut akibat sapuan bek Banda Baro yang tidak sempurna. Bola liar langsung disambar Gahal menjadi gol keempat Kuta Makmur sekaligus melengkapi hattrick sang striker pada babak pertama.
Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Kuta Makmur memilih pendekatan berbeda. Dengan keunggulan yang sudah sangat nyaman, ia melakukan rotasi besar-besaran. Enam pemain inti ditarik keluar, termasuk Gahal dan penjaga gawang utama Hafit. Pergantian tersebut menjadi strategi untuk menjaga kebugaran pemain menghadapi pertandingan berikutnya.
Alih-alih terus menekan, Kuta Makmur lebih banyak memainkan sepak bola kolektif melalui umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Mereka menguasai tempo pertandingan sambil memancing Banda Baro keluar dari area pertahanannya.
Meskipun intensitas serangan menurun, kualitas permainan Kuta Makmur tetap terjaga. Para pemain cadangan mampu menjaga keseimbangan tim dan tetap mengontrol penguasaan bola.
Gol penutup akhirnya lahir pada menit ke-27 babak kedua. Serangan dimulai dari sektor tengah melalui kombinasi operan pendek yang memecah konsentrasi pertahanan Banda Baro. Bola kemudian diarahkan ke sisi kiri sebelum dikirimkan kembali ke depan gawang. Sidok yang mengenakan nomor punggung 9 berdiri tanpa kawalan dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Jaya. Skor berubah menjadi 5-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit M. Juwaini, yang dibantu asisten wasit M. Amin dan M. Jamil, tidak ada lagi gol tambahan. Kuta Makmur menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan sekaligus memperlihatkan kedalaman skuad yang sangat baik karena para pemain pelapis mampu mempertahankan dominasi permainan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Aceh Utara, Zulkifli, mengapresiasi kualitas pertandingan yang ditunjukkan kedua tim. Menurutnya, Kuta Makmur layak meraih kemenangan berkat organisasi permainan yang sangat baik.
“Pertandingan ini menunjukkan kualitas sepak bola Aceh Utara yang terus berkembang. Kuta Makmur tampil disiplin, efektif, dan mampu memanfaatkan setiap peluang dengan sangat baik. Yang paling menonjol adalah kerja sama tim, transisi menyerang, serta penyelesaian akhir yang sangat efektif. Saya juga mengapresiasi Banda Baro yang tetap menunjukkan semangat juang dan sportivitas hingga pertandingan selesai. Semoga turnamen ini terus melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang nantinya dapat memperkuat Aceh Utara pada berbagai ajang,” ujar Zulkifli.
Kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi Kuta Makmur untuk menatap pertandingan berikutnya dengan penuh percaya diri. Ketajaman lini depan, solidnya pertahanan, serta keberhasilan para pemain cadangan menjaga kualitas permainan menjadi sinyal bahwa Kuta Makmur merupakan salah satu tim yang paling siap bersaing memperebutkan gelar juara Turnamen Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026.
Data Pertandingan
Hasil Akhir: Kuta Makmur 5-0 Banda Baro
Pencetak Gol
– Gahal (16) – 27 detik
– Khairul Munandar (7) – menit 13
– Gahal (16) – menit 15
– Gahal (16) – menit 24
– Sidok (9) – menit 27 babak kedua
Wasit
– Wasit: M. Juwaini
– Asisten I: M. Amin
– Asisten II: M. Jamil
Susunan Pemain Kuta Makmur
Hafit (GK), Kamaluddin, Muharizal, Riki, Riyan, Buki, Sidin, Khairul Munandar, Sidok, Dek Pan, Gahal.
Cadangan: Banta, Mirza, Teja, Zamzami, Ikram, Fauzul, Fahrezi, Amsal.
Susunan Pemain Banda Baro
Jaya (GK), Aidil, Angga, Mizwar, Nuzul, Furqan, Akmal, Jufriadi, Balian, Mahyudin, Maman.
Cadangan: Arzuki, Efeuk, Reza Aidir, Pikar, Dek Wi, Arif, Fatir.[Adv]







