Jakarta – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., melakukan koordinasi strategis dengan melakukan koordinasi dengan Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Kuswara serta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) guna mendorong pembangunan Pase Sport Center di Gampong Trieng, Kecamatan Lhoksukon.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati yang akrab disapa Ayah Wa didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Aceh Utara, Zulkifli. Mereka menyampaikan kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan fasilitas olahraga berskala besar tersebut.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare yang sebelumnya direncanakan untuk kawasan perkantoran. Sport Center yang diusulkan awalnya dirancang memiliki kapasitas hingga 11 ribu penonton.
Ayah Wa menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas olahraga yang representatif sebagai sarana pembinaan atlet, pengembangan potensi generasi muda, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.
“Pembangunan Sport Center ini bukan hanya untuk infrastruktur semata, tetapi sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak atlet berprestasi dan menggerakkan kegiatan olahraga masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Suyadi Pawiro, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya menerima banyak usulan pembangunan Sport Center dari berbagai daerah di Indonesia.
Namun demikian, ia menyarankan agar kapasitas stadion disesuaikan menjadi sekitar 7 ribu penonton guna mempertimbangkan efisiensi biaya perawatan yang nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Prinsipnya kami mendukung pembangunan Sport Center di Aceh Utara, karena daerah ini dinilai lebih siap, baik dari sisi lokasi maupun kelengkapan administrasi,” kata Suyadi.
Ia juga menambahkan bahwa Kemenpora akan merekomendasikan pembangunan Sport Center tersebut untuk tahun 2027, sementara pelaksanaan konstruksi akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Bupati Aceh Utara berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi, mengingat keberadaan Sport Center akan menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari daerah.
“Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan berbagai event olahraga, baik tingkat regional maupun nasional di Aceh Utara,” tambahnya.
Kadisporaparekraf Aceh Utara, Zulkifli, turut menjelaskan bahwa peran Kemenpora dalam proyek ini adalah memberikan rekomendasi teknis, sedangkan pembangunan fisik akan ditangani oleh Kementerian PUPR.
Ia juga menegaskan bahwa kapasitas stadion yang disarankan sekitar 7 ribu penonton dinilai sudah memadai untuk menggelar pertandingan Liga 1 serta berbagai event olahraga lainnya.
Dengan adanya koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menunjukkan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam penyediaan infrastruktur olahraga yang berkualitas dan berdaya saing.
Disamping itu juga Kadisporaparekraf Kabupaten Aceh Utara sedang mempersiapkan untuk mengusul Kepada Gubernur Aceh agar even PORA Aceh selenggarakan di Aceh Utara sebagai tuan rumah.[Adv]







