Search

29 Juni 2026

Sekretaris Komisi III, Pinta Ayahwa Lobi Mualem Terkait PI Block Andama

Foto: Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Utara

LHOKSUKON – Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Utara sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Aceh Utara, Zubir.HT, meminta Bupati Aceh Utara segera melakukan komunikasi dan lobi intensif dengan Gubernur Aceh, Mualem, agar Aceh Utara memperoleh porsi Participating Interest (PI) dari pengelolaan Blok Andaman.

Menurut Zubir.HT, apabila Pemerintah Aceh sedang memperjuangkan revisi Plan of Development (PoD) agar hilirisasi migas dilakukan di KEK Arun, Lhokseumawe, maka Aceh Utara sebagai daerah penyangga sekaligus wilayah yang akan menerima dampak langsung dari aktivitas industri migas juga harus memperoleh manfaat yang nyata, Salah satunya adalah Sharing PI 10% sebagaimana yang dilakukan di Propinsi diluar Aceh.
“Jangan sampai Aceh Utara hanya menjadi penonton. Selain manfaat ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, daerah ini juga harus memperoleh hak Participating Interest sebagai bentuk keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam, PI itu bukan hanya bicara keuntungan Financial tapi gengsi daerah, sekarang Gubernur dan Sekda nya dari Aceh Utara, masak mamfaat jangka panjang ini tidak diberikan, dulu mantan Gubernur Nova Iriansyah yang notabane nya dari Aceh Tengah saja juga menyetujui PI 10% dari PGE Full untuk Aceh Utara, Walaupun ini kasusnya berbada dengan PGE “ujar Zubir.HT.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara harus proaktif membangun komunikasi dengan Pemerintah Aceh, SKK Migas, dan seluruh pihak terkait agar kepentingan masyarakat Aceh Utara ikut diperjuangkan dalam proses revisi PoD Blok Andaman.

Menurutnya, PI akan menjadi sumber pendapatan daerah yang sangat strategis untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Utara dalam jangka panjang.
Zubir.HT juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Aceh yang menginginkan pengolahan migas dilakukan di darat melalui fasilitas KEK Arun, karena dinilai mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect), membuka lapangan kerja, serta mendorong tumbuhnya industri hilir di kawasan Aceh Utara dan Lhokseumawe.

“Oleh karena itu, kami berharap Bupati Aceh Utara segera mengambil langkah politik dan diplomasi agar Aceh Utara memperoleh bagian PI yang proporsional dalam pengelolaan Blok Andaman demi kesejahteraan masyarakat,” InsyaAllah Muallem Pasti Memberikan Untuk Tabah Kelahirannya Walau Hanya 1 atau 2%. tutup Zubir.HT. []