Aceh Utara – Samudera FC memastikan satu tempat di babak delapan besar Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 setelah menundukkan Syamtalira Aron dengan skor tipis 1-0 pada laga yang berlangsung di Lapangan Simpang Mulieng, Rabu (5/8/2026).
Laga tersebut berlangsung sengit dan penuh tensi. Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit Agus Munandar, Samudera FC langsung mengambil inisiatif menyerang. Bermain dengan kostum hijau lumut, skuad asuhan Musmuliadi tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan lini depan untuk membongkar pertahanan lawan.
Di sisi lain, Syamtalira Aron yang mengenakan kostum hitam-ungu tidak tinggal diam. Tim besutan Murtala berusaha meredam tekanan sekaligus membangun serangan balik cepat. Adu strategi dan permainan atraktif diperagakan kedua kesebelasan, membuat pertandingan berlangsung menarik disaksikan para penonton yang memadati sisi lapangan.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit-menit awal pertandingan. Penyerang Samudera FC, Mulkan yang mengenakan nomor punggung 10, berhasil memanfaatkan peluang dengan penyelesaian akhir yang tenang. Tendangan kerasnya gagal dibendung penjaga gawang Syamtalira Aron, Aris Maulana, sehingga mengubah skor menjadi 1-0.
Gol cepat tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan.
Tertinggal satu gol tidak membuat Syamtalira Aron kehilangan semangat. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mampu menekan pertahanan Samudera FC. Namun, kokohnya lini belakang serta penampilan disiplin kiper Fahmi Jhon membuat setiap peluang mampu dipatahkan.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Samudera FC.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Samudera FC berupaya menggandakan keunggulan melalui serangan dari kedua sayap, sementara Syamtalira Aron terus memburu gol penyama kedudukan.
Memasuki menit-menit akhir, Syamtalira Aron memperoleh peluang emas yang nyaris mengubah jalannya pertandingan. Sebuah umpan silang dari sisi kanan berhasil menemui seorang pemain yang lolos dari pengawalan dan berdiri bebas di depan gawang. Namun, sundulannya terlalu lemah dan tidak mengarah ke sasaran sehingga gagal mengoyak jala Samudera FC.
Dua menit tambahan waktu yang diberikan wasit dimanfaatkan Syamtalira Aron untuk terus menggempur pertahanan lawan. Sebaliknya, Samudera FC bermain lebih tenang dengan menguasai bola dan mengamankan keunggulan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tidak berubah. Kemenangan tersebut mengantar Samudera FC melangkah ke babak delapan besar sekaligus menjaga asa untuk meraih gelar juara turnamen paling bergengsi di Kabupaten Aceh Utara itu.
Pertandingan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag., M.Pd. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, di tingkat kabupaten.
Usai pertandingan, Zulkifli mengapresiasi penampilan kedua tim yang dinilainya telah menyuguhkan pertandingan berkualitas dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Pertandingan hari ini berlangsung sangat menarik. Kedua tim menunjukkan semangat juang yang tinggi, disiplin, dan menjunjung fair play. Kami mengucapkan selamat kepada Samudera FC yang berhasil lolos ke babak delapan besar, sementara kepada Syamtalira Aron kami berharap tetap semangat karena telah memberikan perlawanan yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola daerah.
“Kami berharap turnamen ini dapat melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang nantinya mampu memperkuat klub maupun membawa nama Aceh Utara pada ajang yang lebih tinggi. Antusiasme masyarakat yang hadir juga menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga pemersatu dan hiburan bagi masyarakat,” kata Zulkifli.
Pada pertandingan ini, Samudera FC menurunkan Fahmi Jhon di bawah mistar gawang, didukung Sayuti, Safrizal, M. Ikhsan, Khairul Ihsan, Kenzo, Mujibur, Syakir, Balia, Mulkan, dan Rizki Fajar. Sementara pemain cadangan yang disiapkan yakni M. Raffi, M. Ihsan, Haikal, Maswadi, Fahri, Irhamna, dan Ilham. Tim ini ditangani pelatih Musmuliadi, didampingi asisten pelatih Darmadi, manajer M. Yusuf, serta tim medis Ihsan.
Syamtalira Aron diperkuat Aris Maulana di posisi penjaga gawang bersama Hendra, Kasafi, Herinur, Fata, Rasya, Fadil, Tejo, Ikbal Penang, Syemi, dan Febri. Bangku cadangan dihuni Saryulis, Suryadi, Hul, Siddiq, Muhtariza, Nandar Kibo, dan Mimi. Tim dipimpin manajer Irwanto, pelatih Murtala, serta asisten pelatih Cek Uri dan Ulil Azmi.
Laga dipimpin wasit Agus Munandar, dengan Hasballah Puteh bertugas sebagai inspektur pertandingan, serta Anas dan Zainal Abidin sebagai hakim garis. Kemenangan tipis lewat gol cepat Mulkan menjadi tiket berharga bagi Samudera FC untuk melanjutkan perjuangan menuju tangga juara Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 yang akan digelar di Stadion Krueng Mane.[Adv]







