ACEH UTARA – Kecamatan Kutamakmur keluar sebagai kampiun Turnamen Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 setelah melewati final dramatis kontra Tanah Jambo Aye di Krueng Mane Football Stadium, Jumat malam (14/8/2026).
Final berlangsung dalam atmosfer luar biasa. Stadion dipadati penonton yang datang memberikan dukungan langsung kepada kedua kesebelasan. Laga ini juga menghadirkan duel sarat gengsi karena mempertemukan Tanah Jambo Aye, kampung halaman Bupati Aceh Utara, dengan Kutamakmur, kampung halaman Ketua DPRK Aceh Utara.
Pertandingan turut disaksikan langsung Bupati Aceh Utara, Wakil Bupati Aceh Utara, Kepala Disporapar, Ketua DPRK Aceh Utara, serta Ketua KONI Aceh Pon Yaya. Kehadiran para pejabat dan tokoh olahraga tersebut semakin menambah semarak partai puncak.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling bertukar serangan. Tanah Jambo Aye lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui Munir. Berawal dari sepak pojok dari sisi kanan, Munir menyambut bola dengan sundulan yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Kutamakmur.
Munir kembali menjadi ancaman bagi pertahanan Kutamakmur. Pada menit ke-35, ia memanfaatkan bola rebound setelah kiper Kutamakmur gagal mengamankan bola dengan sempurna. Munir langsung menyambar bola untuk membawa Tanah Jambo Aye unggul 2-0.
Kutamakmur merespons cepat. Dua menit kemudian, Ewok, pemain bernomor punggung 10, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Kutamakmur tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan akhirnya menghasilkan gol penyama pada menit ke-53. Sahal Anwar, pemain nomor 16, mencetak gol untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Momentum berbalik kepada Kutamakmur. Lima menit berselang, Khairul Munandar, pemain bernomor punggung 17, membawa timnya berbalik unggul 3-2 pada menit ke-58.
Namun, Tanah Jambo Aye menunjukkan daya juang tinggi. Andi Ramdana mencetak gol pada menit ke-66 untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Skor imbang bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan durasi 45 menit setiap babak ditambah waktu tambahan lima menit, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Drama di titik putih berlangsung menegangkan. Lima penendang pertama dari masing-masing tim sama-sama menghasilkan tiga gol dan dua kegagalan. Adu penalti pun berlanjut ke penendang tambahan.
Pada kesempatan berikutnya, eksekutor Tanah Jambo Aye gagal menjalankan tugasnya. Kutamakmur mendapat kesempatan emas untuk mengunci kemenangan.
Ewok maju sebagai eksekutor penentu. Pemain bernomor 10 itu tampil tenang dan berhasil menaklukkan kiper Tanah Jambo Aye.
Stadion langsung bergemuruh. Kutamakmur memastikan diri sebagai juara Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026.
Secara statistik, laga berjalan sangat berimbang. Kutamakmur sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 51 persen, sedangkan Tanah Jambo Aye 49 persen. Kedua tim sama-sama mencatat enam tembakan tepat sasaran.
Kutamakmur melepaskan delapan tembakan melenceng, sementara Tanah Jambo Aye lima. Penyelamatan kiper juga sama-sama tercatat lima kali. Kedua kesebelasan menghasilkan tiga tendangan sudut.
Tanah Jambo Aye tercatat dua kali berada dalam posisi offside, sedangkan Kutamakmur tidak melakukan offside.
Dalam catatan disiplin, Tanah Jambo Aye melakukan lima pelanggaran dan menerima tiga kartu kuning. Kutamakmur mencatat dua pelanggaran dan satu kartu kuning. Tidak ada kartu merah sepanjang pertandingan.
Gelar juara semakin lengkap bagi Kutamakmur setelah Ewok dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Sementara itu, Sahal Anwar menjadi top skor turnamen dengan torehan delapan gol. Ewok dan Sahal Anwar masing-masing menerima hadiah uang sebesar Rp1,5 juta.
Kemenangan tersebut menjadi penutup dramatis perjalanan Kutamakmur. Setelah melewati 95 menit pertandingan dan ketegangan adu penalti, ketenangan Ewok menjadi pembeda yang membawa Kutamakmur mengangkat trofi di hadapan ribuan penonton yang memadati Krueng Mane Football Stadium.[Adv]







