Search

14 Agustus 2026

Sahal Menggila, Kutamakmur Tembus Final Usai Tekuk Syamtalira Aron 3-1

Foto: Kuta Makmur vS Syatalira Aron

ACEH UTARA – Kecamatan Kutamakmur memastikan tiket ke final Turnamen Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 setelah menundukkan Syamtalira Aron dengan skor 3-1 dalam laga semifinal di Krueng Mane Football Stadium, Kamis (13/8/2026) sore.

Pertandingan yang dimulai pukul 16.45 WIB itu berlangsung dalam format 30 menit setiap babak dengan tambahan waktu lima menit. Laga dipimpin wasit Iskandar, dibantu asisten wasit Miftahuddin dan Khairul Azmi.

Sejak peluit awal dibunyikan, Kutamakmur langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan agresif dibangun melalui sektor sayap kiri yang ditempati Ewok nomor 10. Serangan dari tengah dan kedua sisi lapangan membuat pertahanan Syamtalira Aron lebih banyak bekerja keras.

Syamtalira Aron praktis lebih banyak bertahan pada awal pertandingan. Beberapa peluang berhasil diciptakan Kutamakmur, termasuk umpan Mustafa dari sisi kanan yang gagal dimanfaatkan pemain di lini tengah.

Tendangan Ewok juga sempat melambung sebelum pemain bernomor punggung 10 itu akhirnya membuka keunggulan Kutamakmur pada menit ke-11.

Gol bermula dari serangan melalui sisi kanan. Umpan lambung pemain nomor 22 mengarah ke depan kotak penalti dan disambut Ewok. Dengan kaki kanannya, Ewok melepaskan tendangan yang tidak mampu dibendung penjaga gawang Syamtalira Aron.

Unggul 1-0 membuat Kutamakmur semakin percaya diri. Mereka terus menekan dan beberapa kali mengancam gawang lawan.

Hampir tidak terlihat serangan balik berbahaya dari Syamtalira Aron. Salah satu peluang datang melalui tendangan bebas setelah terjadi pelanggaran di luar kotak penalti. Pemain nomor 7 mengambil eksekusi, tetapi arah bola mampu dibaca dengan baik oleh penjaga gawang Kutamakmur.

Kutamakmur kembali memperoleh peluang melalui Khairul Munandar. Namun, tembakannya masih dapat diamankan kiper Syamtalira Aron, Arif, yang tampil cukup gemilang sepanjang pertandingan.

Ewok kemudian berpindah ke sektor sayap kanan dan bergantian posisi dengan Dekpan. Pergantian posisi tersebut membuat aliran serangan Kutamakmur semakin sulit diprediksi.

Syamtalira Aron sempat memperoleh peluang dari bola mati di depan kotak penalti. Rasya yang menjadi eksekutor gagal mengarahkan tendangannya dengan sempurna.

Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, Kutamakmur tetap memimpin 1-0.

Memasuki babak kedua, Kutamakmur masih memegang kendali permainan. Mereka nyaris menggandakan keunggulan melalui situasi sepak pojok dari sisi kanan. Seorang pemain depan Kutamakmur lolos dari pengawalan, tetapi sundulannya terlalu lemah sehingga peluang emas itu gagal menjadi gol.

Kutamakmur terus menggempur pertahanan Syamtalira Aron. Sejumlah peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menambah keunggulan.

Pada awal hingga pertengahan babak kedua, Syamtalira Aron mulai menunjukkan peningkatan dalam penguasaan bola. Mereka lebih berani keluar dari tekanan dibandingkan babak pertama.

Perubahan permainan itu akhirnya membuahkan hasil. Memanfaatkan serangan balik dari sisi kanan, Syamtalira Aron mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. Ikbal nomor 19 berhasil menyambut bola dengan sundulan.

Bola meluncur melewati jangkauan kiper Kutamakmur dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut membuat tensi pertandingan meningkat. Kutamakmur merespons dengan serangan yang lebih agresif. Hanya berselang dua menit, mereka kembali mengambil alih keunggulan.

Sahal nomor 16 mencetak gol pada menit ke-45 setelah menerima umpan dari sektor sayap kiri. Dengan penyelesaian yang tenang, Sahal membawa Kutamakmur kembali unggul 2-1.

Keunggulan tersebut membuat Kutamakmur semakin percaya diri. Syamtalira Aron berusaha mencari gol penyama, tetapi tekanan dari Kutamakmur membuat mereka kesulitan membangun serangan.

Sahal kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Syamtalira Aron. Pada menit ke-64, ia mencetak gol keduanya sekaligus membawa Kutamakmur unggul 3-1.

Gol ketiga berawal dari serangan balik melalui sisi kiri. Umpan pemain nomor 7 berhasil dimanfaatkan Sahal untuk menaklukkan pertahanan lawan.

Hingga pertandingan berakhir, Syamtalira Aron tidak mampu mengejar ketertinggalan. Kutamakmur pun keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 dan memastikan langkah ke partai final.

Laga tersebut turut disaksikan Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali yang memberikan dukungan langsung kepada Kutamakmur. Ketua DPRA PON Yaya, yang juga berasal dari Kutamakmur, turut hadir menyaksikan perjuangan tim daerahnya.

Di partai final, Kutamakmur akan menghadapi Kecamatan Tanah Jamboe Aye yang sebelumnya menyingkirkan Dewantara melalui drama adu penalti.

Final dijadwalkan berlangsung di Krueng Mane Football Stadium, Sabtu malam (14/8/2026), pukul 20.00 WIB.

Kutamakmur datang ke partai puncak dengan modal ketajaman Sahal Anwar. Setelah mencetak dua gol ke gawang Syamtalira Aron, Sahal kini telah mengoleksi tujuh gol dan sementara menjadi top skor turnamen.

Dengan produktivitas tersebut, Sahal menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian dalam laga final. Kutamakmur kini hanya berjarak satu pertandingan dari trofi Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026.[Adv]