Search

15 Agustus 2026

Peringatan Damai Aceh Ke-21 Tahun Berlangsung Khidmad, Bupati Aceh Timur Hadir Bersama Ribuan Warga

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; sv:16.2.10.1.W20; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.5625, 0.5679687);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 41;

Lingkarpos.com | Aceh Timur – Peringatan milad atau hari terjadinya perdamaian antara pemerintah RI-GAM atau peringatan MoU ke-21 Tahun yang dilaksanakan di lapangan bola voly Desa Bintah Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur dihadiri ribuan pengunjung, acara berlangsung aman dan tertib hingga selesai acara pada. Jum’at malam, 14 Agustus 2026,

Untuk diketahui MoU adalah nota kesepahaman damai antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia. Perjanjian ini berhasil mengakhiri konflik bersenjata panjang selama hampir tiga dekade di Aceh.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask:

Pantauan media ini, kegiatan diawali dengan doa bersama dan zikir yang dihadiri seratusan anak yatim dan seribuan warga, doa bersama dipimpin oleh Tgk Lukman sebagai imum syik masjid dan zikir dipimpin oleh Tgk Azhari imum gampong bintah.

Doa dipanjatkan oleh tokoh agama bersama masyarakat meminta agar perdamaian Aceh senantiasa terjaga, dan Aceh diberikan keamanan, ketenteraman, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.

Selain doa bersama, panitia juga memberikan santunan kepada seratusan anak yatim dari 26 gampong di wilayah Kecamatan Madat. Kehadiran anak-anak yatim bersama masyarakat menciptakan suasana haru sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dalam momentum peringatan Damai Aceh.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Faraky bersama jajaran Forkopimda didampingi pihak keamanan dari Polres Aceh Timur hadir pada pukul, 19.50 WIB, kehadirannya disambut unsur Muspika Madat dan tokoh agama serta para panglima sagoe, yakni Sagoe Darul Falah dan Madat.

Bupati Aceh Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Muspika Madat dan seluruh Keuchik yang terlihat kompak bersatu menggelar acara tersebut. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky meminta masyarakat untuk terus menjaga dan mempertahankan perdamaian Aceh yang telah berlangsung 21 Tahun, agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Hadir juga, Ketua DPW Partai Aceh Kabupten Aceh Timur Azhari alias Maop, dan 7 para Panglima Sagoe Daerah II Simpang Ulim, para Imum Mukim, para Keuchik se-Kecamatan Madat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah para undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan dipusatkan disebuah panggung yang dihiasi ornamen lampu hias warna merah putih bervariasi juga dimeriahkan oleh Rapai Dabus dan seniman Aceh AbubakarAR. Nuansa tersebut menjadi bagian dari semangat masyarakat dalam memperingati perjalanan Damai Aceh yang telah berlangsung selama 21 tahun.

Ketua panitia pelaksana Tgk Idris dalam sambutannya menyampikan bahwa doa bersama yang dipanjatkan oleh tokoh agama dan masyarakat ini bertujuan agar perdamaian Aceh senantiasa terjaga, serta masyarakat Aceh diberikan keamanan, ketenteraman, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.

Sementara panglima Sagoe Madat Dahri Alias Pangkoleh didamping Panglima Sagoe Darul Falah Rusli Kleng mengatakan acara milad Perdamaian Aceh ke-21 Tahun ini digelar menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang perdamaian yang telah dilalui masyarakat Aceh.

“HUT Perdamaian Aceh ke-21 Tahun kali ini bukan hanya menjadi catatan sejarah. Tetapi terus dijaga dan menjadi fondasi dalam membangun Aceh yang aman, damai, dan sejahtera,” tandasnya.

Reporter : Raiz Azhary