Aceh Utara – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Baktiya berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Tahun ini, perayaan HUT RI terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum 20 tahun perdamaian Aceh pasca penandatanganan MoU Helsinki.
Camat Baktiya, Bakhtiar, S.Sos, menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Muspika, sekolah, dan pemerintah gampong melalui forum geuchik.
“Acara ini sudah sangat maksimal. Banyak perlombaan yang kita adakan dari kekompakan pendidikan dan pemerintahan. Semua ini demi menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat silaturahmi antar desa, dan membentuk karakter anak didik,” ujarnya.
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari voli putra, sepak bola, tarik tambang, gerak jalan, sepeda santai, hingga cerdas cermat. Tidak hanya itu, juga ada lomba Tahfidz Qur’an tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat.
Puncak acara akan diwarnai dengan karnaval dan pertunjukan drumband pada 17 Agustus pukul 14.00 WIB. Pada malam harinya, panitia akan mengumumkan para juara dari setiap cabang lomba.
“Tahun depan kita menargetkan lebih banyak grup drumband ikut serta. Minimal tiga sekolah, sementara tahun ini baru SMP Negeri 1 Baktiya yang tampil,” tambah Camat Bakhtiar.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat masyarakat setelah beberapa tahun terakhir sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Antusiasme terlihat dari keikutsertaan guru, siswa, dan warga desa yang memadati setiap kegiatan.
“Pesan penting dari peringatan ini adalah mengisi kemerdekaan sekaligus mengenang jasa pahlawan. Kami ingin mendidik siswa agar saling menghargai meskipun berasal dari sekolah yang berbeda,” ungkap salah satu kepala sekolah yang juga panitia kegiatan.
Sementara itu, Ketua Seksi Kegiatan Siswa, Zulyaden, menekankan pentingnya kebersamaan dalam peringatan ini. “Kami bekerja sama dengan Muspika, guru, kepala sekolah, geuchik, dan seluruh unsur masyarakat. Harapannya, generasi muda dapat menjaga perdamaian, mengisi kemerdekaan, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” ujarnya.
Melalui momentum ganda HUT RI ke-80 dan 20 tahun damai Aceh, pemerintah kecamatan bersama masyarakat berharap semangat persatuan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman semakin kokoh.
“Harapan kami, generasi Aceh mampu merawat kemerdekaan dan menjaga perdamaian demi masa depan bangsa,” tutup Camat Bakhtiar. [*]