Lingkarpos.com | Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menggelar silaturahmi sekaligus Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah insan pers di Aula The Royal Hotel Idi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (29/7/2026).

sv:16.2.10.1.W20;
module: portrait;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: off;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 34;
Kegiatan yang mengusung tema “Peran Media dalam Pembangunan Daerah” tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan media massa dalam mendukung pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
FGD menghadirkan mantan Ketua PWI Aceh, Musyawir, SE, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa media memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi, pengawas kebijakan publik, sekaligus mitra pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Pantauan lingkarpos.com bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky hadir pada pukul 10.57,WIB didampingi Ketua APDESI Aceh Timur Rizal Hadi dan Seni Hendri Ketua PESAWAT Aceh Timur. Selain itu pada
kegiatan tersebut juga melibatkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Aceh Timur, serta dihadiri oleh wartawan dari berbagai organisasi dan perusahaan media yang bertugas di wilayah Aceh Timur.
Melalui forum diskusi ini, para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas jurnalistik. Diharapkan, komunikasi dan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers semakin erat sehingga mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun.
Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif dari media. Menurutnya, pers merupakan mitra penting dalam mengawal jalannya pemerintahan sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat secara luas.
FGD ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun hubungan yang lebih harmonis antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan insan pers demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.







