Lingkar Pos
Pemerintahan

Kurun Enam Bulan Menjabat, Pj Bupati Aceh Utara Selesaikan Persoalan Aceh Utara

Lhoksukon – Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah belum genap lima bulan bertugas di Kabupaten Aceh Utara, sejumlah persoalan dan peningkatan kinerja bagi SKPK  telah dilakukan, namun belum sepenuhnya seperti yang diharapkan oleh Ketua Komisi III dalam rekomendasinya atau rilisnya di beberapa media online. Hal itu diungkapkan Kabag Humas setdakab Aceh Utara Hamdani,S.Ag.,M.Sos minggu (27/11/2022). 

“Belum genap enam bulan (satu semester ) masa tugas Azwardi Abdullah di Kabupaten Aceh Utara telah terlihat langkah langkah strategis yang dilakukan bersama seluruh Ka SKPK di Kabupaten yang berpenduduk seteh juta lebih” Kata Humas

Setelah Pj Gubernur Aceh melantik Penjabat Bupati Aceh Utara, langkah awal dilakukan adalah menjalin hubungan Kemitraan atau hubungan Kerja dengan Mitra, termasuk dengan Lembaga Legislatif dengan melakukan percepatan pembahasan Anggaran Perubahan 2022 dan Pembahasan anggaran 2023.

“Alhamdulillah ini tidak ada kendala, anggaran ditetapkan tepat waktu artinya tidak molor seperti tahun tahun sebelumnya, ini berkat dukungan semua pihak termasuk dukungan DPRK Aceh Utara, Pj Bupati Azwardi juga telah mengucapkan terimakasih setinggi tingginya kepada Ketua DPRK dan para Wakil DPRK Aceh Utara.

Penanganan Banjir tak terlepas dari dukungan Provinsi dan Kementerian PUPR dimana mereka telah bekerja sama terus menerus turun ke lapangan dimana kondisi tanggul sungai yang kritis dan rusak parah

“alhamdulillah ini juga mampu membangun empat titik rehab total tanggul yang jebol tahun 2020, tahun 2022, awal tahun 2022 dan terakhir september 2022 titik gampong Mancang Lhoksukon, nah ini juga berkat kerja keras dinas dinas terkait di Aceh Utara dalam hal menyiapkan Laporan dan menyiapkan data dukung untuk dikirim ke Kementerian PUPR di Jakarta, semoga banjir lhoksukon bisa tereduksi” Ungkap kabag Humas

“Persoalan Pembebasan lahan atau pembayaran tanam tumbuh di lokasi waduk krueng keureuto Blang pante Paya Bakong, semua pihak atau lintas sektoral sudah bekerja sesuai tupoksinya, saat ini uang ganti rugi sudah dititipkan di Pengadilan negeri  Lhoksukon, di lapangan juga terus diburu pekerjaannya tidak terkendala dan mangkrak, selam Penjabat Bupati, Azwardi telah melakukan pertemuan sebanyak 4 kali, membahas tentang kelanjutan Pembangunan anggaran APBN itu.

“Terkait Penanganan Krueng pase kiri dan kanan, ini juga sudah pernah Pj Bupati azwardi dan dinas terkait turun ke lapangan tampung keluhan masyarakat di sana,  ini juga sedang berjalan pengerjaannya semoga pihak perusahaan pengerjaan bendungan krueng pase mampu menyelesaikan komitmennya dengan Pihak Kementerian PURP di Jakarta”

“Upaya Peningkatan pajak atau PAD, ini juga menjadi perhatian khusus Pak PJ Bupati aceh Utara, dengan memanggil atau mengundang dinas dinas ke Kantor Bupati dan mengevaluasi sejauh mana geliat peningkatan PAD, dalam hal ini realisasi di lapangan sudah mulai meningkat dan diberi waktu beberapa bulan kedepan agar lebih fokus lagi dalam upaya pemungutan Pajak retribusi di Seluruh Aceh Utara.

Tentang BUMD telah bekerja maksimal dalam upaya peningkatan PAD melalui hasil sewa kios di pasar inpres lhokseumawe dan kios kios di geudong yang menjadi tugas PDBU, Pj juga telah menggelar rapat koordinasi dengan Direktur PDBU dan PDAM Tirta Mon Pase,Direktur Lido Graha dua bulan yang lalu di pendopo Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe, ikut diundang Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Razali Abu.

Terkait kinerja OPD atau SKPK kita Aceh Utara mendapat MCP lumayan baik yaitu Peringkat Ke 2 di Aceh setelah Bener meriah, ini kami Patut memberikan apresiasi Kepada Para Kepala SKPK di Aceh Utara,dimana mampu menduduki peringkat ke dua posisi November, nah ini adalah bentuk adanya peningkatan kinerja kepatuhan dan Loyalitas untuk mendorong Aceh Utara ke arah Lebih maju sesuai Visi dan Misi Aceh Utara.

Menyangkut dengan persoalan aset aceh Utara di Lhokseumawe juga telah dibahas dengan Dinas terkait bahkan pernah disampaikan ke tingkat lebih tinggi yakni Provinsi.

Memasuki satu semester Tugas dan tanggung jawab Pj Bupati selaku orang nomor satu di Aceh Utara Insyaallah akan terus berbenah dan menyelesaikan persoalan yang telah lama mengendap di Aceh Utara, hal ini terus dilakukan Koordinasi koordinasi dengan Lintas sektoral dan pihak pihak yang terkait dengan Pekerjaan atau PR yang belum tuntas

Pj Bupati juga mohon dukungan semua pihak tak kecuali Pers, LSM, Partai Politik, Akademisi, Para pakar Atau Pengamat Pembangunan, Legislatif, Yudikatif dan Tokoh tokoh Masyarakat Baik di dalam Aceh Utara maupun di luar daerah Bahkan di Luar Negeri.

Azwardi mengajak “mari kita sayangi Aceh Utara dengan Kepedulian masyarakat yang tinggi dan semua Pihak, sehingga ini menjadi Ibadah bagi kita semua sebelum dipanggil Oleh sang khalik”

“Berbuatlah sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Aceh Utara, bersatu padu demi tercapai Sukses Mulia Bersama. (ADV) 

Related posts

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya Komitmen Tingkatkan Nilai MCP Tahun 2024

Redaksi

Baru Dua Bulan Menjabat, Pj Bupati Aceh Utara Nonaktifkan Dua Pejabat

admin

Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA, Agenda Pendapat Banggar atas Pertanggungjawaban APBA 2021

admin

Leave a Comment