ACEH UTARA – Kuta Makmur memastikan tiket ke babak berikutnya Turnamen Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara 2026 setelah mengalahkan Simpang Keuramat 2-1 di Krueng Mane Football Stadium, Minggu (9/8/2026). Kemenangan ini diraih melalui permainan cepat dan efektif yang langsung memberi tekanan sejak menit awal pertandingan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Kuta Makmur tampil agresif dan tidak memberi ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Tekanan tinggi yang mereka lakukan membuahkan hasil cepat. Dek Pan, pemain bernomor punggung 4, berhasil membuka keunggulan pada menit kelima. Gol cepat tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Kuta Makmur.
Tidak butuh waktu lama, Kuta Makmur kembali menambah keunggulan. Kali ini giliran Jidin nomor 17 yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-16 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan. Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat Kuta Makmur semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan.
Namun, Simpang Keuramat tidak tinggal diam. Hanya berselang satu menit, mereka langsung memberikan respons cepat. Hari Munandar nomor 13 berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit ke-17 melalui skema serangan balik yang rapi. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka dan berlangsung lebih ketat.
Memasuki babak kedua, Simpang Keuramat berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mencoba menembus pertahanan Kuta Makmur melalui sisi sayap maupun umpan-umpan panjang. Meski demikian, lini belakang Kuta Makmur tampil disiplin dan solid dalam menghalau setiap ancaman yang datang.
Kuta Makmur sendiri tidak hanya bertahan, tetapi juga beberapa kali mencoba melakukan serangan balik cepat untuk menambah keunggulan. Meski peluang sempat tercipta, tidak ada gol tambahan yang berhasil dicetak hingga pertandingan berakhir.
Laga berlangsung selama 60 menit, masing-masing babak 30 menit. Dalam pertandingan ini, Simpang Keuramat harus menerima dua kartu kuning, masing-masing untuk Faizal pada menit ke-25 dan Iriansyah pada menit ke-43 akibat pelanggaran yang dilakukan untuk menghentikan serangan lawan.
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil mengapresiasi perjuangan kedua tim. Ia menilai pertandingan berlangsung menarik, penuh semangat, dan menunjukkan kualitas permainan yang terus berkembang dari para pemain muda. Ia juga menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian penting dari upaya pembinaan sepak bola di daerah.
“Yang terpenting adalah menjaga sportivitas, disiplin dan semangat bertanding. Turnamen ini diharapkan menjadi wadah untuk melahirkan pemain-pemain terbaik Aceh Utara. Kita ingin dari ajang seperti ini lahir bibit unggul yang kelak bisa membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola secara berkelanjutan di setiap kecamatan,” ujarnya.
Kuta Makmur menurunkan Hafid (10) sebagai penjaga gawang, dengan Muharizal (9), Jalaluddin (15), Riyan (3), Riri (13), Jidin (17), Khairul (7), Subki (6), Dek Pan (4), Ewok (10) dan Amsal (11). Cadangan: Teja (1), Fahrezi (14), Zamzami (21), Banta (5), Ikram (8), Fajrul (12) dan Mirza (18).
Simpang Keuramat diperkuat Raja (21) di bawah mistar, bersama Faizal (88), Fauzi Aulia (27), Tajul (3), M Fikri (20), Hari Munandar (13), M Ikhsan (11), M Fadil (24), Iriansyah (32), Kharirul (55) dan Dedek (77). Cadangan: Fauzan (7), Al Fahri (9), Furkan (99), Mustafa (23), Fakrizal (1), Abdul Aziz (22), Sanusi (17) dan Muksalmina (10).
Pertandingan dipimpin wasit M Ridwan, dibantu asisten wasit Zulkarnain dan Zulkifli. Sepanjang laga, wasit beberapa kali harus mengambil keputusan tegas untuk menjaga tempo permainan tetap berjalan adil dan kondusif.[Adv]







