Search

10 September 2026

Infrastruktur Jadi Magnet Pengunjung di Stand PUPR Aceh Utara pada Milad 800 Tahun Samudra Pasai

Suasa stand dinas pupr aceh utara pada peraya milad ke 800 samudra pasai. (Photo : ist)

 

ACEH UTARA | Bukan sekadar memajang foto pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara menghadirkan miniatur sejumlah infrastruktur sebagai daya tarik bagi pengunjung Pameran Milad ke-800 Tahun Samudra Pasai.

Stand PUPR menjadi salah satu bagian dari pameran yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, sejak 6 hingga 13 September 2026.

Melalui konsep tersebut, Dinas PUPR berupaya memperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan jalan, jembatan serta berbagai sarana pendukung konektivitas wilayah.

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Muhammad Jafar, MT, mengatakan kehadiran pihaknya dalam pameran tidak hanya untuk memeriahkan rangkaian Milad ke-800 Tahun Samudra Pasai, tetapi juga menjadi ruang komunikasi publik.

“Melalui stand ini, kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat tentang fungsi dan tugas Dinas PUPR Aceh Utara, termasuk berbagai pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ujar Muhammad Jafar.

Menurutnya, sejumlah miniatur yang dipamerkan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih mudah dipahami masyarakat mengenai bentuk dan fungsi infrastruktur yang dibangun pemerintah.

Selain miniatur, stand PUPR juga dilengkapi dengan foto dan dokumentasi pembangunan yang telah maupun sedang menjadi bagian dari program pembangunan daerah.

Dokumentasi tersebut antara lain menampilkan berbagai infrastruktur jalan dan jembatan yang memiliki peran penting dalam membuka akses serta memperlancar mobilitas masyarakat antarkawasan di Kabupaten Aceh Utara.

Kehadiran stand PUPR sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdialog dan memperoleh informasi mengenai pekerjaan umum dan penataan ruang. Pengunjung dapat mengetahui bagaimana pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup perencanaan, penataan, pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur.

Pameran Milad ke-800 Tahun Samudra Pasai sendiri diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga serta berbagai unsur lainnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan sejarah panjang Samudra Pasai sekaligus ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi dan perkembangan Aceh Utara.

Bagi PUPR, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dari perjalanan Aceh Utara dalam meningkatkan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan menghadirkan miniatur, foto serta informasi pembangunan, stand PUPR tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga menjadi media edukasi agar masyarakat dapat melihat lebih dekat berbagai pekerjaan pemerintah di bidang infrastruktur.

Pameran yang berlangsung hingga 13 September 2026 itu diharapkan mampu menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai capaian serta program pembangunan Aceh Utara kepada publik. (Alman)