Search

15 Juli 2026

GAB Malaysia Ulurkan Bantuan untuk Lansia Sakit di Tanah Jambo Aye

 

ACEH UTARA I Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh perantau Aceh di Malaysia. Melalui Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada Ismail (67), warga Dusun Ujong Lawang, Gampong Matang Arongan, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit kronis serta keterbatasan ekonomi,

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Abdul Rafar, selaku penghubung GAB Malaysia di Aceh, pada Rabu, 15/6/2026. sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

Kondisi Ismail saat ini cukup memprihatinkan. Di usia senjanya, ia hanya mampu terbaring lemah di rumah akibat penyakit yang dideritanya. Di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun, Ismail juga harus menghadapi beban hidup yang tidak ringan. Ia tinggal bersama sang istri serta dua orang anak yang memiliki kebutuhan khusus dan membutuhkan perhatian serta perawatan setiap hari.

Situasi tersebut membuat keluarga Ismail berada dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Kebutuhan biaya pengobatan, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, serta perawatan kedua anaknya menjadi tantangan berat yang harus mereka hadapi.

Abdul Rafar mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan amanah dari keluarga besar GAB Malaysia yang selama ini aktif melakukan kegiatan sosial bagi masyarakat Aceh yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang sedang dihadapi Pak Ismail dan keluarganya. Ini adalah bentuk kepedulian dari saudara-saudara kita di perantauan yang tidak pernah melupakan kampung halaman,” ujar Abdul Rafar.

Sementara itu, Malek, Wakil Ketua Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia, menegaskan bahwa meskipun para anggota GAB mencari nafkah di luar negeri, perhatian mereka terhadap kondisi masyarakat Aceh tidak pernah berkurang.

“Meskipun kami mencari rezeki di negeri orang, hati kami tetap berada di Aceh. Kami tahu masih banyak saudara kami yang hidup dalam kesulitan, berjuang melawan sakit, kemiskinan, dan keterbatasan. Karena itu, selama masih ada kemampuan, kami ingin terus berbagi dan meringankan beban mereka. Kami mungkin jauh secara jarak, tetapi tidak pernah jauh dalam kepedulian,” ungkap Malek melalui sambungan telepon.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan semata-mata dinilai dari jumlah atau nilainya, melainkan dari niat tulus untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan uluran tangan.

“Semoga tidak ada lagi saudara kita yang merasa sendirian menghadapi cobaan hidup. Kami mengajak siapa pun yang diberi kelapangan rezeki untuk ikut mengulurkan tangan, karena senyum orang yang kita bantu adalah kebahagiaan yang tak ternilai,” tuturnya penuh haru.

Keluarga Ismail menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia atas bantuan yang telah diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang datang dari para perantau Aceh di negeri jiran tersebut.

Di tengah kondisi yang serba sulit, keluarga Ismail berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pemerintah, lembaga sosial, serta para dermawan agar kebutuhan pengobatan dan biaya hidup sehari-hari dapat terpenuhi. Mereka juga berharap kepedulian yang ditunjukkan GAB Malaysia dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan terhadap warga yang sedang menghadapi cobaan hidup.(alman)