Search

12 September 2026

Bupati Aceh Utara Hijaukan Situs Cagar Budaya Makam Sultanah Nahrisyah

Foto: Ayah wa tanam pohon di komplek Makam Sultanah Nahrisyah

Lhoksukon – Peringatan Milad Samudera Pasai di Kabupaten Aceh Utara tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan keagamaan, tetapi juga dirangkai dengan aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan serta kawasan bersejarah. Jumat (11/9)

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM., atau yang akrab disapa Ayahwa menanam Sebanyak 800 batang pohon dilokasi kawasan Situs Cagar Budaya Kompleks Makam Sultanah Nahrisyah.

Dalam kegiatan tersebut, Ayahwa turut didampingi Kapolres Lhoksumawe dan Wakapolres Aceh Utara.

Kehadiran unsur Forkopimda ini menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus merawat kawasan yang memiliki nilai sejarah penting bagi Aceh Utara.

Penanaman pohon tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian peringatan Milad Samudera Pasai, sekaligus menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan di tengah upaya menjaga dan merawat kawasan yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Bagi Aceh Utara, Kompleks Makam Sultanah Nahrisyah merupakan salah satu situs penting yang menjadi bagian dari jejak peradaban Samudera Pasai.

Karena itu, penanaman pohon di kawasan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga situs-situs peninggalan sejarah.

Momentum penanaman 800 pohon ini juga memiliki makna filosofis tentang Samudera Pasai menjadi pengingat kejayaan peradaban masa lalu, maka 800 pohon yang ditanam diharapkan menjadi simbol harapan bagi generasi masa depan.

Melalui kegiatan tersebut, peringatan Milad Samudera Pasai diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong gerakan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan, melestarikan sejarah dan budaya, serta memperkuat identitas Aceh Utara.[]