Search

11 Juli 2026

Ketua Acheh Future Antar Tiga Anak Putus Sekolah ke Dayah, Siap Bina Santri Gratis Hingga 9 Tahun

 

ACEH TIMUR – Lembaga sosial Acheh Future kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu anak-anak yang putus pendidikan agar dapat melanjutkan pendidikan agama melalui pesantren. Pada Jumat (10/7/2026), Ketua Acheh Future, Razali Yusuf, bersama tim mengantarkan tiga anak dari keluarga kurang mampu untuk didaftarkan sebagai santri di Dayah Nurussa’adah, Gampong Paya Demam Sa, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.

Razali Yusuf menjelaskan, ketiga anak tersebut berasal dari latar belakang ekonomi yang berbeda, namun memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan di lingkungan dayah.

Anak pertama adalah Nadina Aidil Fitria (13), seorang anak yatim yang tinggal di Dusun Buket Geulumpang, Gampong Jalan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. Selanjutnya Syukia Rahmatillah, yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berdomisili di Dusun Timur, Gampong Pante Merbo, Kecamatan Madat. Sementara satu anak lainnya, Aklima, berasal dari Gampong Matang Peulawi, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

“Setelah selesai melaksanakan salat Jumat, kami langsung mengantarkan dan mendaftarkan ketiga anak tersebut sebagai santri di Dayah Nurussa’adah,” ujar Razali Yusuf.

Ia mengatakan, seluruh proses pendaftaran berjalan lancar. Usai pendaftaran, pimpinan dayah yang akrab disapa Ummi Dayah Nurussa’adah melaksanakan prosesi peusijuek (tepung tawar) kepada ketiga santri baru sebagai bentuk doa dan harapan agar mereka merasa betah serta istiqamah dalam menuntut ilmu agama.

Menurut Razali, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial Acheh Future yang berfokus pada penyelamatan masa depan anak-anak yang putus sekolah maupun berasal dari keluarga tidak mampu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui ada anak-anak yang putus pendidikan dan memiliki keinginan untuk mondok di pesantren.

“Jika ada anak-anak yang putus pendidikan dan berminat mondok di pesantren atau dayah, silakan hubungi kami di nomor 081269649060. Insyaallah kami akan menjemput mereka. Seluruh proses ini tidak dipungut biaya sepeser pun,” katanya.

Razali menambahkan, anak-anak yang diterima akan mendapatkan pembinaan pendidikan di lingkungan dayah dengan masa pendidikan minimal sembilan tahun.

Sebelumnya, Acheh Future juga telah mengantarkan empat calon santri lainnya, terdiri atas dua santri putri dan dua santri putra, ke sejumlah dayah sebagai bagian dari program kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.

Melalui program tersebut, Acheh Future berharap semakin banyak anak-anak di Aceh yang dapat kembali memperoleh pendidikan, membangun karakter, serta memperdalam ilmu agama demi masa depan yang lebih baik. (Alman)