Lhoksukon – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan Bupati Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk pengadaan kendaraan operasional bagi para Imum Gampong.
Melalui skema e-purchasing APBD Tahun 2026, Pemkab Aceh Utara menganggarkan pengadaan 852 unit sepeda motor jenis Honda BeAT Sporty CBS. Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai sekitar Rp. 17,892 miliar.
Dalam rincian anggaran, harga satu unit kendaraan yang ditayang dalam ekatalog ditetapkan sebesar Rp19.688.000. Selain itu, terdapat tambahan biaya striping atau stiker bertuliskan “Aceh Utara Bangkit” pada body samping kendaraan senilai Rp.250.000 per unit. Dengan demikian, total harga per unit mencapai Rp19.938.000.
Pengadaan tersebut dimenangkan oleh penyedia Perusahaan Lokal Zavier Motorindo Utama yang beralamat di Aceh Utara, sebagaimana tercantum dalam E-katalog Inaproc.
Dari total 852 unit kendaraan roda dua yang dibeli, nilai keseluruhan anggaran setelah proses negosiasi tercatat sebesar Rp. 16.953.096.000 setelah dilakukan negosisi yang disepakati senilai Rp40.000 per unit dan total harga menjadi Rp.19.898.000/Unit.
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara, Hadaini, S.Sos., membenarkan data pengadaan yang ditayangkan melalui situs E-katalog Inaproc.
“Ada penambahan stiker senilai Rp.250 ribu per unit. Saat negosiasi, terjadi pengurangan Rp.40 ribu per unit kendaraan, jadi harga kendaraan Rp.19.898.000 hitungan Harga OTR Aceh dari Capella untuk kendaraan Plat merah” ujarnya senin malam (27/7).
Lanjut, Hadaini mengungkapkan bahwa dari proses pengadaan tersebut terdapat sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang diperkirakan mendekati Rp.800 juta. Dana tersebut akan dikembalikan dan direncanakan untuk dibahas kembali dalam APBK Perubahan Tahun 2026.
Namun demikian, berdasarkan perhitungan yang dilakukan secara ril oleh pewarta, total Silpa dari pengadaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp. 938.904.000.[]
- › Pemko Lhokseumawe dan PT PIM Luncurkan Rumoh Gizi Gampong dan Sosialisasi Pencegahan Stunting
- › DPP Muda Seudang Aceh Nilai Peryataan Panglima TNI Potensi Timbulnya Konflik
- › Mahyuzar: Ingatlah…! Bahwa Dengan Menjadi PPPK Saudara-Saudari Telah Menerima Amanah dan Menyatakan diri Sebagai Pelayan Masyarakat







