Lingkar Pos
AdventorialNews

Sekda Aceh Utara Potong Pita Resmikan Operasional RS Swasta “Zahra”

Foto: Sekda Aceh Utara Dr.A.Murtala,M.Si, saat Memberikan Kata Sambutan pada Grand Opening RS Swasta Zahra

Lhoksukon | lingkarpos.com – Pemerintah Aceh Utara meresmikan Operasinal Rumah Sakit Swasta Zahra yang berhadapan dengan Polres Aceh Utara di Gampong Meunasah Reudep, Kecamatan Lhoksukon.

 

Pj Bupati Aceh Utara yang diwakilkan sekda Dr.A.Murtala,M.Si selain Memotong pita juga menandatangani Prasasti peresmian Rumah sakit Zahra tanda beroperasional di Aceh Utara, Kamis 16 November 2023.

 

Sekda Aceh Utara, A.Murtala menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas grand opening rumah sakit swasta Zahra merupakan rumah sakit swasta yang pertama didirikan di wilayah tengah/timur Kabupaten Aceh Utara. secara khusus menyampaikan apresiasi kepada manajemen RS Zahra yang telah memilih wilayah Aceh Utara untuk melakukan investasi, khususnya di bidang kesehatan dengan mendirikan RS, di mana diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

 

“Kepada Pimpinan dan seluruh staf Rumah Sakit Zahra, hendaknya dapat melayani masyarakat secara profesional dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, melayani dengan ikhlas dan penuh empati kepada seluruh pasien tanpa pandang bulu,”ungkap Murtala.

Foto: Penandatangan Prasasti

Lebih jauh Murtala mengajak manajemen Zahra untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat. Sebab layanan kesehatan tidak mungkin bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri, akan tetapi dibutuhkan kolaborasi antar stakeholder, baik dalam pemanfaatan SDM kesehatan maupun sarana-prasarana dan fasilitas Yankes yang tersedia.

 

“Jajaran manajemen RS Zahra hendaknya dapat mengoperasionalkan rumah sakit ini sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Peresmian (grand opening) RS Swasta Zahra Lhoksukon turut dihadiri oleh para pejabat unsur Forkopimda Aceh Utara, di antaranya Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera, SIK, pejabat dari Kodim 0103/Aceh Utara, unsur pimpinan DPRK Aceh Utara, Asisten III Setdakab Aceh Utara Drs Adamy, MPd, Kepala Dinas Kesehatan Amir Syarifuddin, SKM, sejumlah Kepala SKPK, pejabat BPJS Kesehatan, pimpinan perbankan di Lhoksukon, ulama, pejabat Muspika Lhoksukon, dan tokoh masyarakat, serta unsur LSM, organisasi profesi, dan Ormas.

 

Lebih jauh Murtala mengajak manajemen RS Zahra untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat. Sebab layanan kesehatan tidak mungkin bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri, akan tetapi dibutuhkan kolaborasi antar stakeholder, baik dalam pemanfaatan SDM kesehatan maupun sarana-prasarana dan fasilitas Yankes yang tersedia.

Foto: Pemotongan Pita Oleh Sekda Aceh Utara didampingi Direkttur Zahra serta Tokoh Agama

“Jajaran manajemen RS Zahra hendaknya dapat mengoperasionalkan RS ini sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

“Selamat atas grand opening rumah sakit  Zahra, terus berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ucapnya.

 

Murtala berpesan kepada manajemen RS Zahra agar selalu mengutamakan pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat yang datang untuk berobat merasa nyaman dan pastinya diharapkan dapat segera sembuh.

 

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin, SKM, mengatakan dengan hadirnya RS Zahra diharapkan dapat membantu kinerja pihaknya dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat. “Ini adalah rumah sakit swasta pertama yang hadir di wilayah timur Aceh Utara.

 

Amir mengutarakan bahwa tenaga Non ASN di bidang kesehatan di Aceh Utara sebanyak 2500 orang, ia berharap dengan adanya Rs ini dapat tertampung sesuai dengan operasional rumah sakit zahra.

 

“Harapan kami agar rumah sakit  ini terus mempersiapkan sarana-prasarana dan manajemen serta layanan, sehingga nantinya saat dilakukan survei dan sertifikasi akan dapat memenuhi standar yang diharapkan. Saat ini semua fasilitas pelayanan kesehatan harus melalui proses sertifikasi,” kata Amir.

 

Dengan hadirnya RS Zahra, lanjutnya tentu saja sangat membantu masyarakat yang berada di bagian tengah dan timur Aceh Utara. RS Zahra memudahkan masyarakat untuk mengakses RS, khususnya dalam hal jarak tempuh. Misalnya dari Kecamatan Langkahan menuju ke RS ini menjadi lebih dekat, jika dibanding selama ini harus ke Kota Lhokseumawe untuk mendapatkan layanan RS.

 

Amir juga berharap kepada Media yang meliput untuk menyebarluaskan informasi ke masyarakat-masyarakat di daerah pelosok aceh utara bahwa sudah hadir rumah sakit swasta di aceh utara.

 

Direktur PT Rumah Sakit Zahra Ir Jailani Ibrahim dalam sambutannya antara lain mengatakan pihaknya ingin berpartisipasi dalam bidang kesehatan di Aceh Utara dengan mendirikan RS ini. “Harapan kami bisa memberikan layanan kesehatan yang dekat dan mudah dijangkau, khususnya untuk masyarakat wilayah timur Aceh Utara, di mana kita tahu wilayah timur Aceh Utara masih jauh dengan fasilitas RS,” kata Jailani.

 

Dengan membangun RS Zahra ini, lanjut Jailani, diharapkan juga akan timbul multiplier effect bagi masyarakat sekitar. Salah satunya melalui perekrutan tenaga medis dan paramedis, di mana pihaknya sangat mengutamakan putra-putri setempat, tentu saja yang memiliki SDM sesuai dengan yang dibutuhkan.

 

“Kita langsung mulai beroperasi mulai hari ini. Pengoperasian RS dipimpin oleh Direktur RS yaitu dr Rosmanida, dibantu oleh 72 orang tenaga medis dan paramedis. Mereka semua kita rekrut dari Lhoksukon dan sekitarnya. Kami prioritas putra-putri daerah dekat sini, jika tidak ada, barulah kami cari keluar Aceh Utara,” kata Jailani.

 

Lebih jauh Jailani menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga RS tersebut berdiri dan mulai beroperasi. “Terima Kasih kepada Pemkab Aceh Utara, Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Dinas Kesehatan, dan Dinas Perizinan (Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Alhamdulillah kami semuanya dibantu, terimakasih Bapak Sekda atas support-nya dari jajaran Pemkab Aceh Utara,” ungkap Jailani.

 

Rumah Sakit Zahra, dilengkapi dengan Layanan 24 Jam serta dilengkapi dengan layanan rawat jalan berupa klinik umum, klinik gigi dan berbagai dokter spesialis. Pelayanan rawat inap (kelas 3, kelas 2 kelas 1 VIP, ICU, Perinatologi dan NICU dan  Total bed (tempat tidur) yang sudah ada saat ini sebanyak 60 bed serta dilengkapi fasilitas penunjang seperti sarana farmasi, Radiologi , laboratorium dan dua ruangan Operasi. [ADV]

Related posts

Gubernur Aceh Harapkan Musrenbang 2022 Lahirkan Program Berkualitas di Tahun Mendatang

admin

Armiyadi Sawue Gampong, Duduk bersama Tokoh Masyarakat Nibong

admin

Ketua Komisi III: Layak dan Patut Diganti Kepala ULP Aceh Utara

admin

Leave a Comment