Aceh Utara I Ancaman gagal panen mulai menghantui para petani di Desa Krueng Lingka Barat, Kecamatan Baktya, Kabupaten Aceh Utara. Hama tikus dilaporkan menyerang tanaman padi warga dengan luas areal terdampak mencapai sekitar 151 hektare.
Di tengah ancaman yang terus meluas, para petani tidak tinggal diam. Dengan kemampuan dan peralatan seadanya, mereka melakukan berbagai upaya secara swadaya untuk mengusir dan memberantas hama tikus yang merusak tanaman padi.
Namun, perjuangan tersebut dinilai belum cukup untuk menghadapi serangan hama yang terjadi di areal persawahan yang begitu luas. Petani berharap adanya perhatian dan tindakan nyata dari dinas terkait agar serangan tikus tidak semakin meluas dan berujung pada gagal panen.
Ketua Kelompok Tani, Husaini Jamaluddin, mengatakan para petani telah berupaya melakukan pengendalian secara mandiri. Meski demikian, keterbatasan tenaga, peralatan dan kemampuan petani membuat penanganan hama membutuhkan dukungan dari pemerintah.
“Para petani sudah melakukan upaya secara swadaya untuk mengusir hama tikus. Namun kami berharap dinas terkait dapat turun tangan dan melakukan penanganan, karena luas areal persawahan yang terdampak mencapai sekitar 151 hektare,” kata Husaini Jamaluddin, Rabu (2/9/2026).
Serangan hama tikus tersebut kini menjadi kekhawatiran serius bagi para petani. Sebab, tanaman padi yang seharusnya menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga justru terancam rusak sebelum tiba masa panen.
Petani berharap instansi terkait, khususnya dinas yang membidangi pertanian, segera melakukan peninjauan ke lokasi serta mengambil langkah pengendalian secara terpadu. Mereka khawatir, jika penanganan terlambat dilakukan, serangan hama tikus akan terus meluas dan menyebabkan kerugian yang lebih besar.
Bagi petani, sawah bukan sekadar hamparan tanah dan tanaman padi.
Di sanalah harapan hidup keluarga ditanam. Karena itu, ketika tikus mulai menggerogoti batang demi batang padi, yang terancam bukan hanya hasil panen, tetapi juga harapan ekonomi ratusan petani di Desa Krueng Lingka Barat. (Alman)







