Aceh Utara I Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara Daerah Pemilihan (Dapil) VI dari Fraksi Partai Aceh, Abdullah M. Amin yang akrab disapa Tgk. Meulaboh, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan infrastruktur di wilayah pesisir timur Aceh Utara. Pada Senin, 22/2/2026, ia turun langsung meninjau sekaligus mengawal proses perbaikan jalan penghubung Gampong Alue Capli dengan Gampong Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seuneuddon.
Ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah, diperparah lagi oleh banjir bandang yang melanda sebagian besar Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025 lalu. Badan jalan yang berlubang, berlumpur, dan tergenang air sempat menghambat aktivitas masyarakat, baik distribusi hasil pertanian juga perikanan warga.

Melihat kondisi tersebut, Tgk. Meulaboh bergerak cepat melakukan advokasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Berkat koordinasi intensif yang dilakukannya, perbaikan jalan akhirnya mendapat dukungan alat berat dari Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mulai pembenahan. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Bukan hanya penghubung antar-gampong, tapi juga jalur ekonomi warga,” ujar Tgk. Meulaboh whatsApp call., (23/2/2026).Ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat dari Dapil VI, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan. Terlebih pasca bencana banjir bandang yang memberi dampak luas terhadap infrastruktur di berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.
Proses perbaikan dilakukan dengan pengerasan dan perataan badan jalan menggunakan alat berat untuk memperkuat struktur tanah yang sebelumnya tergerus arus banjir. Warga pun tampak antusias menyaksikan alat berat bekerja, sebagian bahkan ikut membantu secara gotong royong membersihkan sisi jalan.

Geuchik Gampong Alue Capli, Efendi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Tgk. Meulaboh atas kepeduliannya terhadap kondisi infrastruktur desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Tgk. Meulaboh yang sudah memperjuangkan perbaikan jalan ini. Ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga kebaikan beliau dibalas oleh Allah SWT,” ungkap Efendi.
Menurutnya, kerusakan jalan selama ini membuat warga kesulitan, terutama saat musim hujan. Kendaraan roda dua kerap terjebak lumpur, sementara mobil pengangkut hasil panen harus memutar melalui jalur yang lebih jauh.
Senada dengan itu, sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Seuneuddon berharap agar perbaikan ini dapat berlanjut hingga tahap peningkatan permanen di masa mendatang. Mereka menilai akses jalan yang layak merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi desa.
Tgk. Meulaboh sendiri menegaskan akan terus mengawal kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diperbaiki agar dapat bertahan lama.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita rawat dan jaga jalan ini demi kepentingan bersama,” pesannya.
Perbaikan jalan penghubung Alue Capli–Ulee Rubek Barat menjadi bukti sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Di tengah upaya pemulihan pasca-bencana, langkah nyata seperti ini menjadi harapan baru bagi warga untuk bangkit dan kembali menata kehidupan dengan lebih baik.







