Banda Aceh I Antusiasme terhadap penjaringan Calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh untuk masa bakti 2026–2031 terus menunjukkan tren positif. Sejak resmi dibuka, jumlah pendaftar membludak dan datang dari berbagai latar belakang, baik kader internal maupun tokoh eksternal yang ingin bergabung dan berkontribusi membesarkan partai di tingkat kabupaten/kota.
DPW PKB Aceh secara resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPC untuk periode 2026–2031 sejak 1 hingga 15 Maret 2026. Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan Curriculum Vitae (CV) ke email pkb_aceh@pkb.or.id atau melalui koordinasi dengan panitia penjaringan di nomor WhatsApp 0813 6010 9482.
Ketua Tim Penjaringan, Muhammad Adam, M.Ed, mengajak seluruh kader internal maupun tokoh eksternal yang memiliki kapasitas, komitmen, serta semangat pengabdian untuk mengambil peran strategis dalam kepemimpinan PKB di kabupaten/kota. Menurutnya, PKB adalah rumah politik yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berjuang menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa proses penjaringan ini dilaksanakan sesuai arahan Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, agar penataan struktur partai berjalan secara terukur, profesional, dan berorientasi pada penguatan organisasi di seluruh kabupaten/kota. Penjaringan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari konsolidasi besar untuk menyiapkan kepemimpinan DPC yang solid, visioner, dan mampu menggerakkan mesin partai hingga ke akar rumput.
Peminat penjaringan kali ini terdiri dari beragam profesi dan latar belakang, mulai dari pengurus dan kader PKB, anggota DPRK/DPRA, akademisi dan profesional, pengusaha, aktivis sosial, tokoh perempuan, pemuda, kalangan dayah dan santri, hingga tokoh masyarakat serta mantan birokrat. Tingginya minat tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap PKB Aceh yang semakin solid dan progresif.
Untuk memastikan proses berjalan objektif dan menjangkau seluruh wilayah, tim telah melakukan safari penjaringan ke Aceh Utara, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Selatan. Safari tersebut akan berlanjut ke Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Subulussalam.
Safari dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi struktur sekaligus sosialisasi mekanisme pendaftaran. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memetakan potensi kader di daerah, menyerap aspirasi terkait arah kepemimpinan DPC, serta memastikan proses penjaringan berlangsung transparan dan demokratis menjelang Musyawarah Cabang (Muscab).
Adapun tahapan seleksi meliputi Musyawarah Cabang yang dijadwalkan berlangsung 28 Maret hingga 20 April 2026, dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh DPP PKB, serta penetapan final yang sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PKB.
Dengan proses yang terstruktur dan objektif, serta sesuai arahan kepemimpinan DPW, PKB Aceh berharap akan lahir kepemimpinan DPC yang kuat, inklusif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Aceh. (Alman)







