Search

6 Februari 2026

KNPI Pirak Timu Apresiasi Gebrakan Bupati Aceh Utara Terkait Pelantikan 8.094 PPPK Paruh Waktu: Pecahkan Rekor Nasional

ACEH UTARA – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Pirak Timu, Tgk. Aris Munandar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE, MM (akrab disapa Ayahwa), atas keberhasilannya memperjuangkan nasib ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.(05/02/25)

Apresiasi ini menyusul prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 8.094 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang berlangsung khidmat pada Kamis, 5 Februari 2025, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara.

Langkah berani yang diambil oleh Ayahwa dinilai sebagai pencapaian luar biasa. Dengan jumlah 8.094 orang yang dilantik, Kabupaten Aceh Utara tercatat sebagai daerah yang mengangkat tenaga PPPK Paruh Waktu terbanyak, sekaligus memecahkan rekor nasional dalam penataan tenaga non-ASN.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil (Ayahwa) Photo bersama para Pegawai PPPK Paruh Waktu Usai Pelantikan dan Penyerahan SK. (Photo : Ist)

“Ini adalah sejarah bagi Aceh Utara. Upaya matang dan kerja keras Ayahwa dalam melobi serta memperjuangkan formasi ini di tingkat pusat membuahkan hasil nyata. Tanpa komitmen yang kuat, mustahil angka sebesar ini bisa terwujud,” ujar Aris Munandar.

Meskipun menyambut baik langkah tersebut, Aris Munandar juga menitipkan harapan besar agar momentum ini menjadi awal dari peningkatan taraf hidup para pegawai. Ia berharap ke depannya pemerintah daerah tetap fokus pada jaminan kesejahteraan dan keberlanjutan karier mereka.

“Kami dari KNPI Pirak Timu berharap perjuangan ini tidak berhenti pada penyerahan SK saja. Besar harapan kami agar ke depannya pemerintah mampu menjamin kesejahteraan para pegawai ini secara berkelanjutan, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan maksimal untuk melayani masyarakat,” tambahnya.

Keberhasilan ini dianggap sebagai bukti nyata dedikasi Bupati Ismail A. Jalil dalam memberikan kepastian status hukum bagi ribuan tenaga kontrak yang telah mengabdi lama. Sinergi antara kebijakan pusat dan strategi daerah yang tepat sasaran menjadi kunci suksesnya pengangkatan massal ini.