Search

1 Desember 2025

Debit Air Meningkat di Cot Girek, Warga Terisolir Akibat Listrik Padam, Akses Jalan Tak Bisa Dilalui

Lingkarpost.com | Aceh Utara — Akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Utara sejak sepekan terakhir menyebabkan tanggul sungai jebol dan Krueng Peuto meluap hingga merendam 15 gampong di Kecamatan Cot Girek. Warga menyebut air mulai masuk ke pemukiman penduduk pada pukul 01.00 WIB dini hari, Rabu (26/11/2025), membuat warga panik dan terpaksa mengungsi ke meunasah desa masing-masing.

Adapun 15 gampong terdampak banjir meliputi, Desa Batu XII, Lhok Merbo, Kampung Bantan, Alue Seumambu, Kampung Tempel, U Baro, Trieng, Cot Girek, Alue Drien, Lhok Reuhat, Ulee Gampong, Beurandang Dayah, Beurandang Krueng, Beurandang Asan, dan Seupeng.

Warga setempat mengungkap, ketinggian air sudah mencapai 40–80 sentimeter dan berpotensi meningkat akibat curah hujan yang masih tinggi. Namun demikian, pemerintah desa memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini.

Situasi terkini semakin memburuk, warga melaporkan listrik padam, di sejumlah titik akses jalan utama terendam sehingga tidak bisa dilalui, yaitu pada KM 3, KM 5, KM 7, KM 10, hingga KM 11. Kondisi ini menyebabkan warga benar-benar terisolir dari pusat kecamatan maupun wilayah sekitar.

Syahrul salah satu warga Gampong Alue Drien, mengatakan banjir kali ini lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Air mulai masuk sejak jam satu dini hari. Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Listrik padam, jalan dari KM 3 sampai KM 11 tidak bisa dilalui, dan kami tidak bisa ke mana-mana,” ujarnya lirih.

Debit air Sungai Krueng Peuto yang mengalir ke arah Kecamatan Lhoksukon juga terus meningkat, sehingga warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. (RR)