Search

1 Desember 2025

Polres Aceh Timur Monitoring Sejumlah Desa Terdampak Banjir di Wilayah Kecamatan Madat

Lingkarpost.co | Aceh Timur — Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Madat. Polres Aceh Timur, Polda Aceh monitoring ke desa-desa (gampong-gampong) yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi di wilayah setempat. Kegiatan itu dipimpin oleh Kabag Ops, Kompol Sukirno, SE yang turut didampingi sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur dan di sambut oleh tokoh masyarakat dan aparatur gampong. Minggu, (23/11/2025).

Kabag Ops Polres Aceh Timur bersama rombongan meninjau kondisi sejumlah gampong yang terdampak serta memastikan keselamatan warga. Selain itu, pihak Kepolisian juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan serta memastikan keselamatan warga terdampak. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut,” ujar Kompol Sukirno.

Selain melakukan pemantauan, Kabag Ops juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih akan mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur. Disamping itu, warga juga diminta untuk segera melaporkan jika sewaktu waktu terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.

Masyarakat setempat mengapresiasi kehadiran jajaran Polres Aceh Timur yang turun langsung ke lokasi. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran polisi di tengah kondisi seperti ini. Semoga segera ada solusi dan bantuan bagi warga yang terdampak,” ungkap salah satu warga.

Kompol Sukirno juga menyampaikan Polres Aceh Timur akan terus melakukan pemantauan dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam hal pengamanan maupun koordinasi bantuan bencana.

Dampak dari curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, masih terdapat 10 gampong di Kecamatan Madat yang terdampak diantaranya; Gampong Ulee Ateung, Gampong Paya Naden, Gampong Lueng Peut, Gampong Blang Awe, Gampong Bintah, Gampong Paya Demam Peut, Gampong Pante Merbo, Gampong Madat, Gampong Matang Jrok dan Gampong Matang Nibong.

“Kita melihat pada Minggu (23/11) debit air sudah mulai berangsur surut pada masing masing gampong tersebut dan ketinggian air diantara sekitar 10 sampai dengan 30 centi meter, ” ujarnya.

Namun demikian, ada beberapa titik lokasi atau gampong yang masih tergenang air yaitu di Gampong Madat, Gampong Tanjong Minjei dan Gampong Blang Awe, hal itu disebabkan karena kecilnya saluran air pembuangan (drainase) sehingga lambatnya air surut. Hingga saat ini beluma ada warga yang mengungsi.

(Raiz Azhary)